Sang pejuang
Ma’had Aly Hidayaturrahman, Pilang, Masaran, Sragen, Jawa
Tengah
Ditengah hamparan gelap yang berhias terang nya ribuan
butir bintang diujung sana membuat malam ini serasa begitu syahdu. Iya….. benar-benar
syahdu dirasa dan dipanca indraku. Entah hanya aku yang merasakan atau begitu
juga dengan beberapa orang lain…. Entahlah, namun yang pasti aku ingin
mengatakan “malam ini berbeda dari malam-malam biasanya”…. Well… karena
menjadikan suasana hati ini lebih baik,, aku putuskan untuk menuliskan setidaknya
beberapa ratus karakter kata yang akan menjadi tulisan sederhana.
Saya jadi teringat dengan perkataan seorang dosen tempo lalu,
yang mengatakan dengan cara khasnya, “remaja itu bisa diibaratkan seperti
matahari pada pukul 12 siang, sangat terik, sangat panas, sangat menyengat,
sangat panas, dan sangat silau”. Jadi maknanya pada masa itulah baik semangat,
keingianan, dan juga ghirah dari seseorang itu melejit, pada masa yang disebut
masa remaja. Masa yang datangnya hanya satu kali dalam kehidupan manusia. Pada fase
itu seseorang akan gigih mencari jati dirinya. Membuat sesuatu yang akan
menjadi history besar dalam hidupnya, mengukir sejarah atau bahkan peradaban
yang sangat besar. Yah….memang seharusnya seperti itulah remaja. Bagaimana tidak,
para sahabat Rasululloh yang telah berhasil menjadi teladan. Bagaimana seorang
remaja belasan tahun sangat akrab dengan PENGORBANAN, dengan diri mereka,
mereka turun ke medan jihad untuk mengikuti perang melawan musuh islam,
memimpin ribuan pasukan, menjadi panglima muda yang mengomando setiap gerakan,
dan begitu banyak para ulama, mujtahid, mufti, muhaddits, mufassir yang menjadi
cendekiawan muda diusia remaja, padahal kondisi pada saat itu begitu sulit. Malu?
Iya….memang seharusnya kita merasa malu akan kondisi yang tampak nyata didepan
mata kita saat ini. Kita sangat jauh dari gambaran para salaf. Lantas pertanyaan,
LIMADZA??
Apa kita hanya tertegun mendengar kisah para figure heroik
islam? Mana para penerus Muhammad Al-Fatih yang mampu menaklukkan konstatinopel
pada usia 21 tahun, mana pejuang sebagaimana shalahuddin Al-Ayubi sang penakluk
Baitul maqdis, mana Thariq bin Ziyad pemuda hebat penakluk Andalusia???????? Mana
ruh perjuangan mereka yang seharusnya tertanam dalam diri kita??
So,,,,,,tunggu apalagi?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar