Hanya diam membisu
Ma’had Aly Hidayaturrahman, jum’at yang semoga
penuh barokah, 26 juli 2019 M
Miris…..
entah bagaimana dan dengan apa saya bisa menggambarkan perasaan yang kini
dirasakan setelah beberapa detik tadi menonton sebuah video pendek yang menggores
hati.
Kaum muslimin Uyghur di China….. keadaan
mereka, sungguh membuat kaum muslimin yang merasa sangat bersedih dan ikut turut
merasakan betapa sakit dan perih derita yang dialami oleh mereka. Hingga kini, ratuan
kaum muslimin ditahan disebuah camp yang mereka beri nama camp konsentrasi. Yang
dibangun diatas tanah daerah mereka. baik laki-laki dan perempuan perlakuan
mereka sama. Sangat sangat bejat dan tidak memiliki kemanusiaan sama sekali. Di
camp tersebut mereka didoktrin dengan ajaran dan paham komunisme. Para muslimin
Uyghur dicuci otak mereka dengan paham para chinnes. para pasukan china dengan
pemaksaan keras mencoba menghilang islam dari kehidupan dan pikiran kaum
muslimin. tidak ada lagi Alloh, keimanan, taqwa, tauhid, didalam diri mereka.
ini benar benar menjadi kondisi yang memecahkan jiwa seorang muslim. Dan semua
itu tak lekang dari siksa dan kebiadaan para musuh musuh Alloh.
Dan
hal yang lebih membuat hati dan jiwa meronta ronta adalah tatkala para pemimpin
pemimpin Islam hanya diam dan menutup mata. Seakan akan tidak ada suatu masalah
yang terjadi. Tatkala diundang bertemu dengan presiden xi jinping, para
pemimpin-pemimpin dari negara yang mayoritas warga negara nya islam, berjabat tangan
dengan mesra dan damai. Sungguh menyayat hati. Tatkala presiden Erdogan ditanya
tentang keadaan muslim Uyghur, beliau mengatakan tidak ada masalah apapun yang
menimpa mereka. presiden Pakistan, satu satunya negara islam yang memiliki
senjata nuklir, tidak berkuti apapun mengenai muslim Uyghur, dan demikian juga pemimpin
malaysa, arab Saudi, kazakhtan bahkan Indonesia. Mereka tidak melakukan
statement apapun untuk menuntut atau melakukan pembelaan terhadap muslim Uyghur.
Bahkan mengirinkan surat dukungan atas kebijakan yang china lakukan untuk
melawan terorisme di dunia.
Miris sekali…… namun inilah nyatanya.
Silahkan tanyakan pada hati kecil kita
masing-masing apa yang harus kita lakukan…..
Hasbunallloh wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa
ni’man nashir…………
Sehamparsinaranmentari,,,,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar